Ketahui Besaran Biaya dan Syarat Pendidikan Profesi Guru (PPG)

oleh -
Pendidikan Profesi Guru, PPG, PPG dalam Jabatan

Besaran Biaya dan Syarat Pendidikan Profesi Guru (PPG)

Pendidikan profesi guru (PPG) menjadi tujuan bagi para guru dan calon guru. Apa tujuan dan keuntungan bagi guru yang mengikuti program ini? Bagaimana dengan biaya pendidikan profesi guru?

PPG adalah program pendidikan lanjutan bagi guru yang sedang menjabat atau lulusan S1/D4 yang tertarik berprofesi sebagai guru.

Berapa semester PPG?

Peserta PPG akan mengikuti pendidikan selama satu tahun atau dua semester. Pada program pendidikan tersebut, peserta didiknya akan mendapat pendidikan khusus untuk menguasai kompetensi seorang guru.

Menjadi seorang guru yang profesional di era revolusi pendidikan 4.0 tidak cukup hanya bermodal gelar sarjana pendidikan. Sertifikat profesi guru sangat dibutuhkan sebagai bukti bahwa sudah dibekali dengan kompetensi yang profesional menjadi seorang tenaga pendidik.

Tujuan diadakannya program PPG adalah memfasilitasi para guru dan calon guru untuk meningkatkan kompetensi.
Selain itu, program ini juga akan memberikan sertifikat profesi sebagai syarat mendapat tunjangan. Secara tidak langsung, program ini juga bertujuan untuk mendorong kesejahteraan guru.

Setelah menyelesaikan PPG, para guru diharapkan menguasai empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.

Lulusan dari program ini diharapkan bisa menjadi guru yang memenuhi standar nasional pendidikan. Dengan begitu, praktek pendidikan di Indonesia bisa lebih baik dan mutunya bisa ditingkatkan.

Manfaat Bagi Lulusan PPG

Bagi seorang guru yang berhasil menyelesaikan PPG akan mendapatkan sejumlah manfaat, di antaranya:

  1. Lebih berpeluang lolos seleksi menjadi PNS. Setidaknya sudah 60% peluang dikantongi.
  2. Mendapat gelar baru. Kualifikasi yang lebih baik bisa mendorong karir lebih baik juga.
  3. Kompetensi atau keterampilan diperbaharui. Menunjang pembelajaran yang lebih baik.
  4. Bisa mengurus sertifikasi guru. Berpotensi mendapat tunjangan gaji dengan nilai yang cukup besar.

Selain bermanfaat bagi pribadi masing-masing guru, pihak sekolah juga akan diuntungkan dengan hal ini. Semakin banyak guru yang lulus PPG, kualitas pembelajaran di sekolah bisa jadi lebih baik.

Maka dari itu, pihak sekolah sebaiknya turut membantu para guru supaya bisa mengikuti PPG. Sekolah bisa menjalankan program pelatihan mandiri untuk membantu guru-guru mempersiapkan diri mengikuti PPG.

Jika terhambat dengan dana, pihak sekolah bisa mengajukan pinjaman modal kerja di Pintek. Skema Pintek Institution akan membantu sekolah mendapatkan dana untuk bisa menjalankan berbagai program.

Jenis Program PPG dan Biayanya

Program PPG pada dasarnya terbagi dalam 2 jenis, yaitu PPG Dalam Jabatan dan PPG Pra Jabatan.

1. PPG Dalam Jabatan

Pendidikan Profesi Guru, PPG, PPG dalam Jabatan

Program PPG Dalam Jabatan (Daljab) menyasar para guru yang sudah mengajar dalam jangka waktu tertentu. Program ini tidak hanya untuk guru PNS, tapi juga guru honorer.

Berikut beberapa syarat PPG Dalam Jabatan:

  • Peserta merupakan seorang guru di lingkungan Kemendikbud dan belum mempunyai sertifikat pendidik.
  • Sudah terdaftar di Dapodik dan memiliki NUPTK.
  • Sudah diangkat sebagai guru paling tidak pada akhir 2015, dibuktikan dengan SK Pengangkatan.
  • Guru masih aktif mengajar, dibuktikan dengan SK pembagian tugas mengajar yang dikeluarkan oleh kepala sekolah. SK yang digunakan adalah 2 tahun terakhir.
  • Sudah lulus minimal jenjang pendidikan S1 atau D4.
  • Usia maksimal peserta PPG adalah 58 tahun.
  • Sehat jasmani, rohani dan bebas Napza.

Guru yang mendaftar program PPG Daljab akan melalui tahap pretest dan post test. Setelah dinyatakan lolos, guru akan diminta untuk konfirmasi kesediaannya mengikuti program PPG Daljab.

Registrasi online akan dilakukan setelah calon mahasiswa PPG Daljab sudah ditetapkan. Saat program PPG akan dilaksanakan, guru akan mendapat undangan melalui SIM-PKB.

Biaya PPG dalam jabatan tidak dibebankan pada guru. Guru yang lolos seleksi PPG Dalam Jabatan akan dibiayai oleh pemerintah. Sumber biayanya diambil dari APBN dan APBD kemudian dibayarkan langsung pada institusi (LPTK) penyelenggara PPG.

2. PPG Prajabatan

PPG, Pendidikan Profesi Guru, PPG Prajabatan, PPG Jalur Mandiri, Pendidikan Profesi Guru Prajabatan

PPG Prajabatan adalah program pendidikan profesi guru bagi orang-orang yang berminat untuk berprofesi sebagai guru. Program ini menyasar lulusan S1 atau D4 baik di bidang pendidikan maupun non pendidikan.

Program PPG Prajabatan ini diharapkan bisa menyaring guru-guru baru yang lebih profesional dan bermutu.

Ada 2 jalur pada PPG Prajabatan yaitu:

a. PPG Bersubsidi

Jalur ini ibarat jalur beasiswa. Calon peserta akan mendapat bantuan pembiayaan dari pemerintah untuk mengikuti PPG.

Syarat untuk bisa mendaftar PPG Prajabatan Bersubsidi yaitu:

  • Lulus dari perguruan tinggi dan prodi dengan akreditasi minimal B.
  • Minimal lulus jenjang pendidikan S1 atau D4. Program pendidikan yang sudah diambil harus linier dengan bidang studi di PPG.
  • Calon peserta terdaftar di PD-Dikti.
  • Tidak berusia lebih dari 28 tahun.
  • Surat keterangan BNN dinyatakan bebas NAPZA.
  • Memiliki surat keterangan sehat.
  • Mempunyai SKCK.
  • Selama menjalankan program PPG bersedia untuk tidak menikah.
  • Peserta program SM3T secara otomatis akan mendapat PPG Bersubsidi.
b. PPG Swadana

Jalur ini membebankan biaya PPG pada masing-masing calon peserta didik. Peserta didik perlu menyiapkan biaya antara 7,5 juta – 9,5 juta per semester. Secara nominal, biayanya memang tampak sangat tinggi. Namun, biaya PPG masih dianggap cukup rendah dibandingkan biaya pendidikan profesi lainnya.

Syarat PPG di jalur ini pada dasarnya serupa dengan PPG Bersubsidi. Namun, status pernikahan tidak dipermasalahkan dan batas usianya maksimal 30 tahun.

Peran Sekolah dalam Mendukung Peningkatan Pendidikan

PPG, Pendidikan Profesi Guru, PPG Prajabatan, PPG Jalur Mandiri, Pendidikan Profesi Guru Prajabatan

PPG jadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Pihak sekolah juga perlu melakukan dukungan supaya upaya peningkatan pendidikan bisa tercapai.

Selain melaksanakan pelatihan mandiri bagi para guru untuk mempersiapkan diri mengikuti PPG, pihak sekolah juga perlu menyiapkan fasilitas. Fasilitas yang dimaksud adalah untuk menunjang kinerja supaya bisa mengoptimalkan metode pembelajarannya.

Setelah lulus PPG para guru pasti mendapat bekal metode pembelajaran yang baru. Para guru pasti membutuhkan sarana atau prasarana untuk menunjang supaya metode tersebut bisa diaplikasikan dengan baik. Di sinilah peran serta pihak sekolah sangat dibutuhkan.

Pintek menjadi pemberi solusi bagi berbagai kebutuhan pendidikan. Baik itu bagi pihak institusi maupun peserta didik. Skema pinjaman Pintek Institution dan Pintek Students membantu pendidikan Indonesia mencapai potensi terbaiknya.

Itu dia ulasan seputar PPG, biaya pendidikan profesi guru, syarat dan berbagai hal lain yang berkaitan. Kiranya ulasan berikut ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *