5 Pola Pikir yang Harus Dimiliki Agar Lolos CPNS dan PPPK

oleh -
cpns dan pppk, p3k 2021

5 Pola Pikir Agar Lolos CPNS dan PPPK

Pada dasarnya, semua pekerjaan adalah mulia. Intinya bagaimana seseorang mengimprovisasi diri dalam setiap usaha memecahkan masalah pekerjaan. Setiap pekerjaan menyuguhkan tantangan dan risiko masing-masing yang diikuti juga oleh penghargaan yang diberikan. Walaupun demikian, dalam masyarakat sering mempolarisasi jenis pekerjaan menjadi dua yaitu di bidang swasta dan negeri. Bekerja sebagai abdi negara saat ini masih saja digandrungi banyak kalangan. Walaupun dikatakan cukup sulit didapat, pelamar pekerjaan sebagai pegawai negeri tumbuh tiap tahun hampir pada angka puluhan juta.

Peluang lowongan yang kecil bandingannya dengan banyaknya peminat pegawai negeri sipil adalah fenomena yang umum. Tidak sedikit usaha yang dilalui agar dapat mencapai gelar sebagai PNS. Daya, usaha, waktu, pikiran dan dana tidak sedikit dikeluarkan. Pada artikel kali ini, saya akan mencoba menjelaskan beberapa prinsip dasar yang harus dimiliki untuk mencapai pekerjaan PNS.

1. Berpikir, Berkata, dan Berbuat yang Terukur

Setiap kegiatan yang dilalui seorang pencari kerja harus terukur. Artinya, dalam hal ini si pencari kerja telah bisa menganalisa apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang dihadapi untuk memperoleh pekerjaan. Untuk menjadi PNS, tentunya ada kriteria dan beberapa test yang harus dilewati. Maka dari itu, jauh sebelum tes dilaksanakan, kita sebaiknya membuat sebuah program kerja untuk dapat menguasai jenis-jenis tes. Terukur di sini berarti juga tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu over dalam mempersiapkan sesuatu, terutama mencari pekerjaan.

2. Cicil Belajar

Saya seorang yang cukup beruntung. Ketika tamat kuliah, tidak sampai 2 tahun honor saya langsung diangkat sebagai CPNS. Saya adalah orang yang punya sifat dan prinsip nyicil. Dalam mempelajari soal-soal Tes CPNS, saya telah menyicil dalam mempelajari berbagai buku yang berkaitan dengan tes. Setiap malam, saya menjawab soal dengan menyicil. Namun, kegiatan mempelajari soal tersebut dilalui dengan sangat fokus. Jika soal belum saya kuasai, maka saya tidak akan berhenti menyicil.

3. Berjiwa Pemulung

Semua yang ada di sekitar kita adalah sumber belajar. Maka dari itu, segala bentuk informasi adalah berguna. Kaitannya dengan seleksi CPNS, maka kita dalam mengikuti tahapannya harus proaktif dan sering memulung informasi. Saya suka memulung informasi dari dari web resmi, group di media sosial, koran, tv dan internet. Semua saya kumpulkan dan saya analisa. Soal-soal juga saya banyak dapatkan di internet. Jangan lupa juga, untuk menguasai medan perang, kita harus baca juknis dan permen yang dikeluarkan sesuai dengan periode seleksi. Jika sudah paham, artinya kita adalah calon MVP dalam seleksi tersebut.

4. Pelit

Prinsip pelit perlu dilakukan saat mengerjakan test. Saya ingat betul saat mengerjakan SKD, saya sama sekali tidak membuang waktu dalam mengerjakan soal. Peserta lain yang duduk disebelah adalah godaan terberat dalam menerapkan sifat pelit ini. Ketika mereka telah berduyun-duyun keluar ruangan dengan ekspresi beragam. Maka saya masih pelit di dalam untuk tidak membuang waktu semenitpun dalam mengerjakan soal. Intinya, tiap soal adalah berharga, tiap menit adalah penentu masa depan kita.

5. Nyantai

Memikirkan sesuatu dengan berlebihan akan berdampak terhadap fisik dan motivasi kita. Kadang sampai tidak enak makan, mules dan keringat menyucur. Jadi, ketika melalui proses seleksi kita harus santai. Asalkan, segala syarat dan ketentuan sudah kita penuhi. Bentuk santai yang saya tunjukkan ketika akan seleksi CPNS adalah membawa bekal roti, selalu memegang botol air mineral, ngobrol dengan saingan, membawa tas dan alat tulis secukupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *